8 Usaha Makanan yang Bakal Laris di Permukiman

Membuka usaha makanan di perumahan adalah hal yang lumrah dilakukan. Apalagi, bila komplek perumahan yang padat penduduk. Biasanya, di tengah permukiman terdapat sekolah atau rumah kantor yang dapat menjadi sasaran market Anda.

Usaha Makanan Tradisional

Tidak dapat dimungkiri, bahwa makanan tradisional punya tempat yang spesial di lidah masyarakat. Rasa yang kaya akan bumbu dan rempah, serta ciri khas yang dibawa dari daerah masing-masing, membuat makanan tradisional menjadi bentuk usaha yang tak lekang ditelan zaman.

Inilah beberapa usaha kuliner tradisional yang kerap jadi incaran warga.

1. Usaha Makanan Kue-Kue Basah

usaha makanan ringan

Komplek perumahan tanpa kehadiran toko kue yang menjual beragam jenis camilan nusantara, tentu belum terasa komplet. Tak sedikit orang tua yang membeli bekal untuk anak atau pekerja kantoran yang memilih memulai hari dengan satu atau dua potong kue basah.

Varian kue basah yang dapat Anda jual pun ada sangat banyak. Mulai dari risoles, kue pastel, kue bugis, lemper, bika ambon hingga lontong berisi potongan sayuran yang sudah ditumis. Yang menarik, Anda tak mesti membuat semuanya sendiri.

Pasalnya, ada banyak pedagang kue basah tradisional yang bekerja sama dengan produsen kue setempat untuk memasok tokonya. Anda pun boleh mengambil cara yang sama. Asalkan, Anda dapat memastikan rasa kue benar-benar enak dan pemasok dapat dipercaya untuk kerja sama jangka panjang.

Harga kue umumnya dibanderol pada kisaran 4 ribu hingga 8 ribu rupiah. Nominal tersebut bergantung pada besar kue, mahalnya modal bahan baku pembuatannya, dan harga dari pemasok.

2. Nasi Uduk

usaha makanan apa

Menu sarapan yang satu ini hampir tak pernah ketinggalan dari incaran para karyawan hingga ibu rumah tangga. Nasi uduk yang punya rasa gurih dari santan dan rempah, jelas menggugah selera setiap orang. Bahkan, anak-anak pun menyukai santapan Melayu yang sudah ada sejak abad ke-14 ini.

Anda dapat menjual nasi uduk dengan sambal serta beberapa lauk sebagai pelengkap. Contoh lauk atau menu sampingan yang cocok menemani nasi uduk adalah bakwan, tahu isi, tempe goreng, ayam goreng, telur dadar, telur balado, hingga tempe orak-arik. Jangan lupakan sambal khas nasi uduk ala Betawi, ya!

Nasi uduk biasanya dijual sepaket komplet dengan lauk atau bisa dibeli terpisah. Satu porsi nasi uduk lengkap dengan lauk biasanya dijual dengan harga 10 hingga 15 ribu rupiah. Tergantung pada lauk mana yang dipilih pembeli, ayam goreng atau telur dadar.

3. Ketupat Sayur

usaha makanan bagi pemula

Satu lagi menu sarapan yang juga kerap dijadikan santapan makan siang banyak pegawai kantoran, ketupat sayur. Ada beberapa jenis ketupat sayur yang laris manis di kalangan masyarakat, yakni ketupat sayur Betawi dan ketupat sayur Padang.

Beda keduanya terletak dari cita rasa dan isian sayur yang dihidangkan. Kalau ketupat sayur Betawi, sayuran berisi labu iris dan tahu. Lain halnya dengan ketupat sayur asal Padang yang berisi nangka dan buncis atau kacang panjang.

Persamaan kedua hidangan ketupat sayur adalah sama-sama menggunakan santan dan punya rasa yang cenderung pedas. Meskipun, bumbu pada ketupat sayur Padang jauh lebih pedas dan santannya juga lebih kental.

Kedua menu tersebut biasa ditawarkan pada harga 15 hingga 25 ribu rupiah per porsi. Kisaran harga memang lebih tinggi ketimbang menu sarapan lainnya, tetapi porsi yang ditawarkan umumnya cukup besar sehingga membuat konsumen kenyang lebih lama.

4. Nasi Kuning

usaha makanan catering

Bukan hanya nasi uduk yang terkenal sebagai menu sarapan, begitu pula nasi kuning. Walau sama-sama menggunakan campuran santan, tetapi rasa nasi kuning lebih ringan ketimbang nasi uduk. Sesuai namanya, nasi ini berwarna kuning lantaran campuran kunyit sebagai salah satu bumbunya.

Hampir sama dengan nasi uduk, nasi kuning juga dijual sepaket dengan pilihan lauk yang nyaris sama. Selain lauk, tambahan kerupuk berwarna-warni biasanya juga menjadi kelengkapan menu nasi kuning.

Soal harga, nasi kuning juga dijual dengan kisaran 10 hingga 15 ribu rupiah. Harga tersebut dipengaruhi pula oleh jenis lauk yang dipilih oleh pembeli.

Usaha Makanan Malam Hari

Permukiman yang padat acapkali membuat penghuninya aktif hingga malam bahkan dini hari. Aktivitas yang panjang membuat sebagian besar orang mencari santapan di malam hari. Nah, beberapa sajian berikut ini termasuk yang paling laris dibeli di larut malam.

1. Nasi Goreng

usaha makanan dan minuman

Hampir semua orang yang merasa lapar di malam hari lebih memilih mengonsumsi nasi goreng dibandingkan dengan makanan lainnya. Alasannya sederhana, karena nasi goreng dimasak saat dipesan, membuatnya masih hangat saat disantap.

Aroma telur dan tumisan bumbu yang keluar dari nasi yang digoreng juga menjadi penyebab terbitnya selera makan. Maka, tak heran bila makanan yang satu ini memang selalu dicari di tiap perumahan.

Kunci dari berjualan nasi goreng tentu adalah keterampilan memasak dalam waktu yang relatif singkat. Agar lebih unik, Anda boleh menambahkan topping ke dalam racikan nasi goreng. Jadi, nasi goreng bikinan Anda tak hanya berisi telur saja. Harga seporsi nasi goreng biasanya dimulai dari 15 ribu rupiah.

2. Kedai Kopi

usaha makanan enak dan murah

Kedai kopi kekinian memang muncul bak jamur di musim hujan. Meskipun banyak kedai kopi bermunculan, faktanya pembelinya tetap saja banyak dan ada sepanjang musim.

Kegemaran dengan minuman berkafein ini makin marak karena meningkatkan pekerja yang mesti beraktivitas hingga larut malam. Belum lagi, para mahasiswa yang mengejar target tugas kuliah atau mereka yang memang hanya hobi nongkrong di malam hari.

Bila Anda hendak menyasar penikmat kopi, jangan tanggung-tanggung. Anda dapat membuka kios yang sanggup melayani pembeli hingga larut malam. Jangan lupa, berikan variasi minuman kopi yang up-to-date­ supaya pengunjung tak bosan dengan menu yang Anda tawarkan.

Harga minuman kopi kekinian biasanya dimulai dari 20 ribu tiap cangkirnya. Makin banyak modifikasi, nominalnya dapat menjadi lebih tinggi.

3. Martabak

usaha makanan enak dan unik

Terang bulan atau martabak menjadi sajian malam yang tak kalah menarik. Baik martabak manis maupun asin, keduanya banyak dicari pembeli untuk camilan malam atau sekadar menemani kegiatan selama begadang.

Kekinian, variasi martabak pun makin banyak. Ada yang memakai adonan dengan rasa red velvet, green tea, hingga beraneka topping yang membuat calon pembeli penasaran.

Tentu saja, makin unik dan beraneka ragam topping yang Anda berikan, harganya juga akan makin naik. Untuk martabak dengan rasa red velvet biasa dijual dengan harga Rp80 ribuan ke atas. Demikian halnya dengan martabak asin yang diberi topping tuna seperti pizza, harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah per porsi.

4. Wedang Jahe

usaha makanan gerobakan

Malam hari yang dingin membuat banyak orang mencari minuman penghangat badan yang juga berkhasiat. Apalagi kalau bukan wedang jahe?

Minuman tradisional ini tidak kalah populer dibandingkan dengan kopi, lho! Malah banyak yang mencari wedang jahe yang diracik secara langsung oleh penjual ketimbang membeli kemasan serbuk yang instan.

Kalau Anda memutuskan untuk menjajakan wedang jahe, lengkapi dagangan dengan camilan seperti jagung dan kacang rebus sehingga pembeli makin betah berbelanja. Harga jualnya memang murah, yakni 5 sampai 10 ribu per gelas. Namun, Anda bisa menyiasati dengan menawarkan menu pelengkap lain kepada pembeli.

Memilih usaha makanan tak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa. Sebaiknya lakukan sedikit survei dan riset market sebelum memutuskan untuk menjalani bisnis makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *